Entri Populer

Selasa, 20 November 2012

7 Tips terbebas dari utang

R.K Community - Kebutuhan sehari-hari kini makin banyak. Mulai dari kebutuhan konsumsi hingga pemenuhan gaya hidup. Terkadang, pendapatan yang kita peroleh masih saja dirasa kurang untuk memenuhi kebutuhan harian maupun bulanan.
Karena ketidakseimbangan itu, terkadang pendekatan melalui utang menjadi solusi. Utang seakan telah menjadi bagian dari pengelolaan keuangan pribadi. Terlebih, jika anda seorang pengusaha atau wiraswasta. Utang menjadi bagian dari penguatan bisnis.
Tapi, utang bisa menjadi momok menakutkan. Terlebih jika tidak pandai mengelola utang dan keuangan, kita bisa terbelit utang tersebut. Ketakutan akan jeratan utang membuat kita berpikir untuk terbebas dari utang.
Untuk dapat terbebas dari utang, mulailah merubah kebiasaan hidup dengan cara berpikir secara bijak dalam setiap pemenuhan kebutuhan.
Di bawah ini beberapa tips sukses terbebas dari utang yang dikutip dari penulis terkenal sekaligus ahli keuangan, Gail Vaz-Oxlade yang melakukan pendekatan secara khusus untuk membantu keluarga dalam menghadapi krisis keuangan.

Berikut tips yang dibagikan:

1. Tutup kartu kredit dan mulai menyusun anggaran

Setiap keluarga yang terjebak dengan utang pastilah menggunakan kartu kredit sebagai salah satu cara untuk menutupinya. Namun, itu bukan salah satu cara yang terbaik agar tidak terjerat utang. Keluarga harus mulai menggunakan uang yang ada dengan memulai membuat anggaran dari pendapatan hingga pengeluaran setiap harinya.
Anggaran yang ada harus dipatuhi setiap hari, karena isinya harus mencakup keseluruhan pengeluaran, mulai dari belanja bahan pokok hingga anggaran ponsel dan hiburan. Sebagai contoh, kebutuhan pokok rumah tangga 35 persen dari anggaran, utang 15 persen, kehidupan sehari-hari 25 persen, transportasi 15 persen dan tabungan 10 persen.

2. Kurangi utang secara bertahap

Cara paling ampuh untuk dapat terbebas dari jerat utang adalah dengan membayar cicilan secara bertahap. Semakin besar cicilan yang dibayar maka beban bunganya akan semakin kecil. Dengan bunga yang semakin kecil, maka anda tidak perlu gelisah akan membengkaknya tagihan. Hal mungkin dilakukan dengan bicara dengan bank mengenai utang anda serta dapat mengurangi tingkat bunganya.

3. Bawalah uang tambahan

Membawa tambahan uang kemana saja, merupakan cara untuk dapat menghindari utang. Dan mulailah mencari tambahan pekerjaan tanpa menganggu pekerjaan utama. Seperti berjualan cemilan di kantor, memberikan les piano atau menjual makanan buatan sendiri serta dapat menghasilkan beberapa ide yang kreatif yakni menjadi web desainer, perencana pesta dan lain sebagainya.


4. Utamakan prioritas

Tentukan prioritas dalam merencanakan keuangan di masa depan. Contoh prioritas yang menjadi penting yakni melanjutkan sekolah dengan mengambil separuh kerja sedangkan biaya rumah, bayi, uang sekolah dapat dibicarakan baik-baik dengan keluarga.

5. Lunasi utang yang paling tinggi

Mulailah melunasi utang yang bunganya lebih tinggi dulu, jangan nilai utang yang paling banyak. Setelah itu gunakan uang ada untuk menutupi utang tersebut, sehingga sisa uang dapat dipergunakan untuk menabung.

6. Jangan keluar jalur

Terbebas dari utang bukan perkara mudah. Karena, bisa-bisa menghancurkan hidup Anda. Mulailah fokus untuk menyusun anggaran. Jika sudah menikah, pasangan anda jangan sampai tidak disiplin dan keluar jalur. Selama sudah mempunyai rencana awal, maka utang dapat terlunasi dan Anda tetap berada di dalam jalur.

7. Relakan barang kesayangan

Untuk dapat terbebas dari utang, salah satu dengan merelakan sesuatu yang menjadi penting atau paling disukai oleh diri kita. Contohnya, koleksi benda antik, figure, barang elektronik yang mahal yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Pasti untuk melepaskan itu semuanya rasanya memang sulit, tapi semuanya demi tujuan yang lebih baik. Bahkan jika perlu, anda bisa menjual barang-barang yang cukup penting, seperti motor, mobil, perhiasan, perabotan atau apapun yang bisa dilakukan untuk menutup utang. Relakan saja demi hidup yang lebih baik.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar